Fungsi Komunikasi

Jum’at, 19 Januari 2018, seperti biasanya madrasah menyelenggarakan do’a bersama, sebelum acara inti, Maulana Ahmad Taufiq mengisi kegiatan awal dengan kajian singkat tentang makna Al-Karim.

Al-Karim mengandung makna kemuliaan serta keistemewaan sesuai objeknya, misal Rizqun Karim, maka ini bermakna segala yang halal, berdampak baik, memuaskan, dan sebagainya. Qaulun Karim adalah ucapan yang baik, benar, mudah dipahami, sesuai dengan pesan yang disampaikan.

Antara peserta didik dan guru terkadang ada perbedaan pemahaman, terkadang terdapat ucapan anak yang dianggap biasa, tapi ditelinga guru atau teman lainnya terasa tidak nyaman didengar. Oleh sebab itu perlu adanya pengajaran tentang komunikasi yang baik dan benar khususnya dilingkungan belajar.

Komunikasi ada empat fungsi yaitu (1) Pengendalian, (2) Motivasi, (3) Pernyataan Emosional, (4) Informasi.

  1. Pengendalian diterapkan untuk mengendalikan perilaku anggota dalam berbagai cara. Dalam suatu kelompok terdapat otoritas hierarki dan aturan yang harus diikuti, sehingga untuk mencapai tujuan belajar, harus ada pengendalian jika ada hal yang tidak sesuai.
  2. Motivasi diterapkan untuk memberi semangat kepada teman agar dapat berbuat sebaik mungkin.
  3. Pernyataan Emosional digunakan untuk memberi ruang kepada antar teman menyampaikan keluhan/masalah yang dihadapi, kemudian membantu untuk mencari jalan keluar.
  4. Informasi, penyampaian berita kepada teman, sehingga teman-teman dalam kelompok dapat menggunakan informasi untuk membuat keputusan.

Daftar Pustaka:

  • Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, “Al-Asma Al-Husna”, 2013, Tangerang: Lentera Hari.
  • Stephen P. Robbins dan Timothy A Judge, “Organizational Behaviour”, Penerjemah: Ratna Saraswati dan Febriella Sirait, 2015, Jakarta: Salemba Empat.

Subscribe

Terima kasih menjadi pelanggan berita kami

No Responses

Tinggalkan Balasan